Pengertian, Jenis, Macam-Macam dan Komponen Power Suplly

Posted on

pengertian power supply catu data jenis jenis

Pengertian, Jenis dan Macam-Macam Komponen Power Suplly  – Power supply adalah perangkat elektronik yang fungsinya memberikan daya (aliran listrik) yang stabil ke setiap computer.

Fungsi power supply secara umum bisa kita lihat sebagai perangkat yang mengubah arus listrik dari AC (arus Bolak balik) ke DC (Arus searah). Mengapa harus menggunakan power supply ? karena setiap perangkat seperti computer atau peralatan elektronik lainnya hanya dapat menerima arus listrik DC (bersifat searah).

Pengertian Power Suplly / Catu Daya

Power supply atau Catu Daya – pengertian dalam bahasa Indonesia – adalah peralatan yang menyediakan tegangan atau sebagai sumber daya untuk peralatan elektronik. Prinsip alat ini adalah mengubah tegangan listrik yang mengalir dari jaringan distribusi transmisi listrik, menuju level yang diinginkan, sehingga bisa berimplikasi pada pengubahan daya listrik. Dalam sistem pengubahan daya.

Definisi power supply lain adalah suatu perangkat/komponen elektronik yang berfungsi sebagai penyalur arus listrik, setelah dilakukan perubahan tegangan dari AC menjadi DC.

Alur aliran listrik power supply
  1. Arus listrik PLN yang sifatnya AC (Alternating Current) masuk ke power supply, komponen ini kemudian mengubah tegangan menjadi DC (Direct Current),
  2. Baru kemudian dialirkan ke komponen lain yang membutuhkan, (dalam hal ini contohnya computer dan perangkat-perangkatnya). ^^ 

Jika dilihat dari luarnya, power supply berupa kotak persegi, namun bila kita perhatikan dari dalam, komponennya berupa papan induk dengan sejumlah komponen yang merupakan kesatuan rangkaian elektronika.

Baca juga:

  1. Pengertian Komunikasi Daring, Fungsi dan Tujuannya
  2. Pengertian BIOS, Fungsi dan Macam-Macamnya
  3. Mengenal Jaringan WAN (Wide Area Network) + Konsep, Fungsi dan Kelebihan

Jenis Jenis Power Supply

macam macam power supply 1

Berdasarkan rancangannya, jenis power supply bisa kita bedakan menjadi dua yaitu, Catu Daya Internal, dan Catu Daya Eksternal.

Catu Daya Internal

Catu daya internal ini merupakan komponen yang bentuknya motherboard/papan rangkaian induk yang terintegrasi. Contohnya seperti, televisi, amplifier, DVD Player. Cirri-cirinya adalah catu dayanya jadi satu perangkat dengan motherboarnya di dalam chasing perangkat tersebut.

Catu Daya Eksternal

Jenis power supply/catu daya eksternal ini merupakan komponen yang dibuat terpisah, dari motherboard perangkatnya elektroniknya, contohnya seperti charger HP atau charger laptop.

1. DC Power Supply

Jenis DC Power Supply adalah pencatu daya yang mempunyai Polaritas yang tetap yaitu Positif dan Negatif untuk bebannya. Jenis ini menyediakan tegangan arus listrik berbentuk DC (Direct Current). Jenis ini. DC Power Supply terdiri dari 2 jenis yaitu:

a. AC to DC Power Supply

AC to DC Power Supply, adalah jenis pencatu data yang berfungsi merubah sumber tegangan listrik dari tegangan AC menjadi tegangan DC yang dibutuhkan oleh peralatan Elektronik.

Jenis AC to DC Power Supply umumnya mempunyai sebuah komponen bernama Transformator yang berfungsi menurunkan tegangan, Dioda yang berfungsi Penyearah dan Kapasitor sebagai Penyaring (Filter).

b. Linear Regulator

Linear Regulator memiliki fungsi sebagai pengubah tegangan DC yang berfluktuasi menjadi stabil (konstan) dan biasanya akan menurunkan tegangan DC Input.

2. AC Power Supply

AC Power Supply adalah jenis Power Supply yang berfungsi merubah suatu taraf tegangan AC menjadi taraf tegangan lainnya.

Sebagai contoh, peralatan yang membutuhkan tegangan 110V AC, oleh AC Power Supply akan menurunkan tegangannya dari 220V menjadi 110 V. atau bisa juga sebaliknya, dari tegangan AC 110V menjadi 220V.

3. Switch-Mode Power Supply

Jenis Switch-Mode Power Supply (SMPS) adalah salah satu jenis Power Supply yang berfungsi langsung menyerahkan (rectify) dan menyaring (filter) tegangan Input AC supaya mendapatkan tegangan DC.

Tegangan DC tersebut diatur switch ON dan OFF pada frekuensi tinggi supaya menghasilkan arus AC yang bisa melewati Transformator Frekuensi Tinggi.

4. Programmable Power Supply

Programmable Power Supply adalah jenis power supply yang pengoperasiannya bisa dikendalikan oleh Remote Control, melalui antar muka (interface) Input Analog maupun digital seperti RS232 dan GPIB.

5. Uninterruptible Power Supply (UPS)

UPS (Uninterruptible Power Supply) merupakan jenis Power Supply yang mempunyai 2 sumber listrik. Sumber listrik yang dimaksud adalah arus listrik langsung yang berasal dari tegangan input AC dan Baterai yang ada di dalamnya.

Pada saat listrik normal, tegangan input akan secara simultan mengisi Baterai sehingga dapat menyediakan arus listrik untuk beban (peralatan listrik).

Dalam suatu kasus, jika terjadi kegagalan pada sumber tegangan AC yang disebabkan matinya arus listrik, maka secara otomatis baterai akan mengambil alih untuk menyediakan tegangan untuk peralatan elektronik yang bersangkutan.

6. High Voltage Power Supply

High Voltage Power Supply adalah jenis power supply yang bisa menghasilkan arus listrik tegangan tinggi kisaran ribuan volt. Jenis High Voltage Power Supply biasa digunakan untuk alat-alat yang membutuhkan tegangan tinggi seperti pada mesin X-ray.

Macam-macam Power Supply

Macam-macam power supply diantaranya adalah:

  1. Power Supply pada Laptop (Power Adaptor Laptop)

Power supply pada laptop berfungsi untuk menurunkan tegangan tinggi –yang tidak beraturan- menjadi sumber listrik yang stabil dengan tegangan rendah –sesuai yang dibutuhkan laptop-. Proses ini merubah listrik AC menjadi DC.

Power AC/DC Adapter laptop biasanya didukung dengan baterai isi ulang internal dengan output tegangan DC biasanya di kisaran 7,2-14,8 volt.

“Meskipun laptop tetap hidup dengan menggunakan power supply, tapi fungsi sebenarnya adalah untuk mengisi (charge) baterai laptop. Power supply dapat menjadi mengisi baterai dan menjadi sumber daya laptop secara bersamaan.”

  1. Power Supply AT (Advanced Technology)

Power supply AT adalah jenis power supply yang dihubungkan ke motherboard dan terpisah menjadi dua konektor power yaitu P8 dan P9.

Ciri-ciri dari power supply AT adalah pada saat kita mematikan computer, tidak cukup hanya dengan menjalankan system shutdown pada layar computer, namun tombol power juga harus kita tekan.  Jenis ini bisa kita temukan pada era computer Pentium 2.

  1. Power Supply ATX (Advanced Technology Extended)

Jenis power supply ATX menggunakan 20/24 Pin kabel main power untuk motherboard. Pada jenis ini, sistem yang digunakan dapat langsung menghentikan computer hanya dengan sistem shutdown atau tanpa harus menekan tombol power.

Baca juga:

  1. Mengenal Jaringan  LAN  (Local Area  Network ) + Cara Pemasangannya
  2. Cara Mematikan Antivirus Avast Di Laptop Sementara
  3. Inilah ! Fungsi, Kelebihan Dan Kelemahan Kabel Coaxial

Komponen Power Supply

Setelah mengenal sekilas mengenai power supply, selanjutnya kita akan mengetahui tentang komponen-komponen power supply. Power supply membutuhkan konektor untuk mengubungkan dan mensuplai arus listrik ke komponen lain yang membutuhkan.

Konektor pada setiap power supply pun berbeda-beda atau disesuaikan dengan hardware (perangkat) yang akan disuplai dengan aliran listrik. Lalu apakah fungsi dari jenis-jenis konektor tersebut ?  silahkan simak jawabannya di bawah ini.

1. Konektor 20/24 pin ATX Motherboard ( memberikan daya yang utama pada motherboard )

jenis konektor power supply cuta data

Konektor 20 PIN dan 24 PIN ATX Motherboard. Konektor ini dipakai untuk menghubungkan power supply dengan motherboard supaya dapat mengalirkan daya listrik kepadanya.

2. Konektor 4/8 pin 12V (memberikan daya pada motherboard server)

Konektor 4 PIN dan 8 PIN. Biasanya, jenis konektor 4 pin 12v, dipakai untuk computer Pentium, sedangkan untuk jenis konektor 8 pin 12v biasanya digunakan untuk jenis computer server. Fungsi konektor ini adalah untuk menyuplai daya secara khusus ke processor.

3. Konektor 6-pin PCIe  (mengalirkan arus kartu grafis jenis PCIe)

kabel konektor power supply

6 PIN AUX – Power Kabel. Jenis konektor ini lebih umum digunakan untuk komponen VGA Card dengan jenis PCIe, alasannya karena untuk mengoperasikannya, komponen ini membutuhkan daya yang lebih.

4. Konektor 4 pin peripheral power

Konektor 4 PIN Peripheral. Jenis konektor ini sering digunakan sebagai penghubung ke komponen seperti CD-ROOM, kipas angin, HD dan lainnya.

5. Konektor floppy dan Konektor SATA

macam macam power supply 2

Floppy Disk – Power Kabel. Jenis konektor ini sering digunakan untuk menyuplai daya ke komponen yang port-nya berjenis SATA. Contohya adalah  CD-Room SATA dan Hard-Disk SATA.

Demikianlah pembahasan Pengertian, Jenis dan Macam-Macam Komponen Power Suplly. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan pembaca. Terima kasih banyak atas kunjungannya.

Kunjungi artikel terbaru;

  1. 3 Fungsi Bandwith dalam Jaringan dan Hosting Serta Penjelasannya
  2. Pengertian/Perbedaan Troughput dan Bandwith [Lengkap]
  3. Fungsi dan Jenis Sistem Operasi Komputer
  4. [Lengkap] Pengertian Aplikasi Komputer Serta Jenis Fungsi dan Contohnya
  5. “Mudah” Cara Membuat Foto Hitam Putih Di Photoshop
Pengertian, Jenis, Macam-Macam dan Komponen Power Suplly
Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *